Custom Search

Saturday, May 23, 2015

KONSTRUKTIVISME PENDIDIKAN (PERAN DAN DINAMIKANYA)

Peran guru dan Siswa
Guru dalam aliran konstruktivisme tidak lagi menduduki tempat sebagai satu-satunya sumber belajar. Namun guru lebih diposisikan sebagai fasilitator yang memfasilitasi siswa untuk dapat belajar dan mengkonstruksi pengetahuannya sendiri (Hudojo, 1998:5-6). Sebagai fasilitator guru bertanggung jawab terhadap kegiatan pembelajaran di kelas. Diantara tanggung jawab guru dalam pembelajaran adalah menstimulasi dan memotivasi siswa. Mendiagnosis dan mengatasi kesulitan siswa serta menyediakan pengalaman untuk menumbuhkan pemahaman siswa (Suherman dkk, 2001:76). Oleh karena itu, guru harus menyediakan dan memberikan kesempatan sebanyak mungkin kepada siswa untuk belajar secara aktif. Sedemikian rupa sehingga para siswa dapat menciptakan, membangun, mendiskusikan, membandingkan, bekerja sama, dan melakukan eksperimentasi dalam kegiatan belajarnya (Setyosari, 1997: 53). Berdasarkan konstruktivisme, akibatnya orientasi pembelajaran bergeser dari berpusat pada guru mengajar ke pembelajaran berpusat pada siswa (student centered instruction).

Sumber : blogspot.com

123456789101112131415

Friday, May 22, 2015

TENTANG MATAHARI

Penggalan-penggalan kata untuk sang matahari, yang tak pernah henti menggugah hati
 

Lelah,
Permainan ini semakin cepat berputar
Membuatku terdiam dalam gumam, “apa lagi yang akan aku lakukan?”
Hanya terdiam
Melihat kelebat jarum jam berlari kencang
Sedang engkau enggan beranggapan
Pada kembang disepanjang jalan

171114, 05:24 PM

Menatap punggungmu, selalu
Dalam air waktu yang mengalirkan gerimis, malam
Hingga jauh
Jeda, dan wajah tak kunjung berbalik
Menatap pendar lampion, di atas kulitku

190115, 07:44 PM

123456789101112131415

Wednesday, May 13, 2015

PIALA SUDIRMAN DALAM #RIPTVNASIOANL

Dunia  bulutangkis sedang menyelenggrakan perhelatan akbar dua tahunan pada tanggal 10 - 17 Mei 2015. Ajang perlombaan untuk beregu campuran ini mengambil nama bapak Bulutangkis di Indonesia, yakni Sudirman. Piala Sudirman dilaksanakan pertama kali di Indonesia pada tahun 1989. Saat itu Indonesia menjadi juara dalam kejuaraan tersebut dan itulah satu-satunya gelar piala Sudirman yang dapat diraih oleh pebulutangkis Indonesia, sebab hingga tahun 2013 Indonesia belum lagi menjadi jawara dalam ajang piala Sudirman.

Sumber : .rri.co.id/

Saat ini, para atlit bulutangkis Indonesia kembali berjuang untuk menjadi jawara pada ajang piala Sudirman. Sayangnya, perjuangan para atlit Indonesia dalam ajang piala Sudirman tidak dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia. Ya! Pertandingan memperebutkan piala Sudirman tidak ditayangkan dalam televisi nasional maupun televisi swasta. Ini tentu membuat kecewa para pecinta bulutangkis, termasuk saya sendiri. 
123456789101112131415