Custom Search

2015-05-05

KOMPETENSI MENURUT PARA AHLI

Sering mendengar kata kompetensi? Atau sering dikatakan orang yang tidak berkompetensi? Sebenarnya apa sih arti dari kompetensi? Mau tahu...? berikut adalah rangkuman beberapa definisi kompetensi dari para ahli.

Sumber : confidentparentsconfidentkids.files.wordpress.com
White (1959: 297) mendefinisikan kompetensi sebagai sebuah konsep motivasi dalam kinerja dengan menuliskan “..Competence refer to an organism's capacity to interact effectively with its environment.... includes visual exploration, grasping, crawling and walking, attention and perception, language and thinking, exploring novel objects and places, manipulating the surroundings, and producing effective changes in the environment.”


Noding (1974) mendefinisikan kompetensi sebagai organisasi mental yang mendasari timbulnya perilaku.

Hymes yang dikutip Salzinger (1975) menyatakan bahwa kompetensi mengacu pada kemampuan yang sebenarnya dari seorang individu, dimana kemampuan ini tidak merata di antara semua orang dan tidak berdasarkan kondisi tertentu. 

Adomßent dan Hoffmann (2013) mengutip Weinert's menyatakan kompetensi sebagai kombinasi positif dari pengetahuan, kemampuan dan kemauan yang dimiliki oleh individu untuk mengatasi perubahan situasi secara sukses dan bertanggung jawab.

Leisen (dalam Adomßent & Hoffmann, 2013) merumuskan
Kompetensi = pengetahuan + kemampuan = tindakan


Westera (2001) menjelaskan terdapat dua pandangan pada konsep kompetensi, yaitu perspektif teoretis dan operasional. Kompetensi dalam perspektif teoritis adalah struktur kognitif yang memfasilitasi perilaku tertentu, sedangkan dari segi operasional, kompetensi diasumsikan sebagai pengetahuan, keterampilan, sikap, metakognisi dan pemikiran strategis yang digunakan secara sadar dalam proses pengambilan keputusan untuk mengatasi situasi kompleks dan tak terduga.

Kandula (2013: 3) merangkum beberapa definisi kompetensi operasional dari para ahli berikut ini.
Klemp (1980)  : Karakteristik yang mendasari seseorang dalam menghasilkan kinerja yang efektif di tempat kerja.
Boyatzis (1982) : Karakteristik yang mendasari seorang karyawan (motif, sifat, keterampilan, aspek citra diri atau peran sosial, atau pengetahuan) dalam menghasilkan kinerja yang efektif di tempat kerja.
Guion (1991)   : Karakteristik seseorang yang mendasari cara berperilaku dan berpikir pada situasi tertentu dalam waktu yang lama.
Spencer dan Spencer (1993) : Karakteristik personal yang mendasari perilaku dan kinerja individu dalam menghasilkan kinerja atau situasi yang efektif.
Rodriguez et al. (2002) : Pola terukur dari pengetahuan, keterampilan, kemampuan, perilaku dan karakteristik lain dari seseorang dalam mencapai keberhasilan melakukan aturan dan fungsi kerja.
UNIDCO (2002) : Seperangkat pengetahuan dan atribut yang memungkinkan individu untuk melakukan tugas atau kegiatan yang terkait dengan fungsi spesifik.       

Itulah beberapa rangkuman definisi umum kompetensi dari para ahli. Rangkuman tersebut merupakan bagian dari kajian pustaka tesis berjudul Supervisi Akademik Berbasis Kemitraan. Jika masih membutuhkan referensi lain, silahkan cari sendiri di google. Hehehe.



Rujukan
White, R. W. 1959. “Motivation Reconsidered: The Concept of Competence”, Psychological Review, Volume. 66 No. 5. Hal. 297-333.
Noddings, N. 1974. “Competence Theories and the Science of Education”. Educational Theory, Volume 24 No. 4. Hal. 356-364.
Adomßent, M. dan Hoffmann, T. 2013. “The Concept of Competencies in the Context of Education for Sustainable Development (ESD)”. Paper. http://esd-expert.net/assets/130314-Concept-Paper-ESD-Competencies. pdf (diunduh 24 Januari 2014).
Salzinger, K. 1975. “Are Theories of Competence Necessary?”. Annals of the New York Academy of Sciences, Volume 263. Hal. 178-196.
Westera, W. 2001. “Competences in Education: A Confusion of Tongues”. Journal of Curriculum Studies, Volume 33 No. 1. Hal 75-88.
Kandula, S. R. 2013. Competency-Based Human Resource Management.  Delhi: Phi Learning Private Limited.


Artikel Terkait
123456789101112131415