Custom Search

2014-12-26

CARA ASYIK BERLIBUR DI RUMAH

"Libur telah tiba! Libur telah tiba! Waktunya gembira..." Ups, bener gak sih bait lagunya. Hehehe..

Akhir tahun sudah datang dan waktunya berlibuuuur. Asyiik! Sayangnya, gak semua orang bisa berlibur ke luar kota atau ke tempat-tempat pariwisata. Ada beberapa alasan yang terkadang membuat kita harus menghabiskan waktu libur di rumah. Hiks. Sedihnya bukan kepalang... sama seperti yang saya alami saat ini.

Sumber : blogspot.com
Tapi, apa boleh buat. Liburan tidak mungkin dibatalkan atau diulang. Jadi, saya harus mencari kegiatan mengasyikkan dan menggembirakan untuk menghabiskan liburan di rumah. Apa saja? Ini nih daftar kegiatan yang saya buat.

123456789101112131415

PURNAMA YANG BERBEDA

Atas nama waktu, yang
masih setia menunggu
Aku dan kamu
Bersatu

Atas nama waktu,
Purnama terus menanti
Kemauan dua hati
Menuju perjanjian sepasang merpati

Atas nama waktu,
Ruang kini berganti rupa
Sini dan sana, hingga
membuat beda
Langit purnama kita



Probolinggo, 171214, 09:25 AM

123456789101112131415

2014-12-15

PEREMPUAN DAN PENDIDIKAN


Pendidikan bagi perempuan itu penting, entah dia jadi wanita karier atau ibu rumah tangga nantinya. Kata-kata Dian Sastrowardoyo yang pernah saya baca di salah satu majalah ini selalu saya ingat. Mungkin prinsip itulah yang juga dipegang oleh mbak Indria. Salah satu teman kampus saya di Program pascasarjana.
 
Sumber: cdn.berdikarionline.com
Perempuan yang menjabat guru di salah satu SMK ini tidak kehilangan semangat untuk melanjutkan kuliah walaupun usianya sudah menjelang kepala empat. Dengan bekal surat tugas belajar, mbak Indria kembali menikmati kehidupan kos yang pernah dirasakannya bertahun-tahun yang lalu. Akan tetapi, mbak Indria juga kerap kali pulang menempuh hampir 2 jam perjalanan untuk menemui suami dan ketiga orang anaknya. Memang jaraknya tidak begitu jauh. Namun jika ditempuh dengan mengendarai sepeda motor, bukankah itu hal yang melelahkan secara fisik? Saya sebagai penonton saja sudah merasakan lelah, bagaimana dengan si pengendara? 

123456789101112131415

PEREMPUAN DENGAN PAKAIAN TRAINING


Aku mengenalnya dengan nama Yuan. Ibu Yuan, begitu ia dipanggil dengan murid-muridnya. Ibu Yuan adalah seorang guru SMA yang kini bertugas pada salah satu daerah terpencil di kabupaten tempatku tinggal. Daerah terpencil ini berada di daerah pegunungan dengan akses jalan yang berkelok-kelok dan menanjak. Walaupun sudah beraspal, tetapi di beberapa tempat sering ditemui lubang-lubang di badan jalan. Membuat pengendara harus selalu berhati-hati jika tidak ingin celaka.


Ilustrasi (Sumber: kankkunk.files.wordpress.com)

123456789101112131415

2014-12-10

BERSYUKUR YUK...

Ketika melihat bunga yang mekar, saya berpikir bahwa bunga tersebut beruntung. Ia dapat memberikan keindahan bagi mata yang memandangnya. Ketika melihat daun yang bertunas, saya berpikir daun tersebut beruntung. Ia dapat memberikan pelindung yang bagi orang-orang yang berteduh dari panas maupun hujan. Ketika melihat buah yang masak di pohon, saya berpikir buah tersebut beruntung. Ia mampu memuaskan dahaga bagi para penyuka buahnya. Tetapi kemudian saya berpikir ulang. Apakah bunga yang tidak mekar, daun yang tidak bertunas, dan buah yang gugur sebelum matang tidak beruntung?

Sumber : blogspot.com

123456789101112131415

2014-12-08

LELAH

Permainan ini semakin cepat berputar,
membuatku terdiam dalam gumam, "apa lagi yang akan aku lakukan?"

Hanya terdiam
Melihat kelebat jarumjam berlari kencang
Sedang engkau enggan beranggapan,
pada kembang di sepanjang jalan



BT, 171114, 05:24 PM
123456789101112131415

2014-12-06

PRAKARWI, SIAPAKAH YANG BERHAK MENGAJAR?

Prakarwi atau Prakarya dan Kewirausahaan adalah mata pelajaran baru dalam Kurikulum 2013 yang diajarkan pada jenjang SMA/SMK. Belum tersedianya guru untuk mapel ini mengakibatkan prakarwi diampu oleh berbagai macam guru di masing-masing sekolah. Menyesuaikan dengan ketersediaan guru di sekolah. Namun, hal ini menimbulkan masalah jika dikaitkan dengan sertifikat pendidik, yaitu apakah mengampu mata pelajaran prakarwi dapat diakui sebagai pemenuhan beban mengajar 24 jam tatap muka bagi guru yang bersangkutan? Sebagaimana diketahui bahwa guru yang memiliki sertifikat pendidik dan berhak menerima tunjangan profesi pendidik apabila memiliki beban mengajar minimal 24 jam tatap muka setiap minggunya.

Sumber : tribunnews.com

123456789101112131415