Custom Search

2014-03-14

TUMBUHAN BERKANTONG

Siapa yang tahu hewan berkantong? Benar! Hewan yang berkantong adalah Kanguru. Tapi bukan hanya hewan lho yang memiliki kantong. Tumbuhan juga ada yang memiliki kantong. Nama tumbuhan itu adalah kantong semar.

Sumber: blogspot.com

Tumbuhan ini memiliki kantong dibagian ujung daun. Berfungsi sebagai perangkap mangsa. Wah, harus hati-hati nih kalau bertemu kantong semar. Bisa-bisa nanti kita dimakan. Hiiii... Eh salah, ternyata mangsa kantong semar bukan manusia. Tetapi hewan. Terutama serangga. Gak jadi takut kan ketemu kantong semar? Hehehe.


Rugi lho takut dengan kantong semar. Mengapa? Karena tumbuhan kantong semar memiliki bentuk yang lucu dan cantik. Ada yang tempayan, bulat telur, silinder, corong bahkan berbentuk pinggang. Selain itu, kantongnya cantik dengan beraneka ragam warna. Ada kantong yang berwarna merah gelap, hijau polos, merah bersemburat, putih bercak merah atau kuning kemerahan.

Sumber: blogspot.com
 Nah, letak kantong-kantong tersebut ada yang dibagian atas atau dibagian bawah tumbuhan. Kantong dibagian atas biasanya berfungsi menangkap hewan yang terbang. Seperti nyamuk atau lalat. Sedangkan kantong yang letaknya di bawah berfungsi untuk menangkap serangga tanah. Contohnya semut atau rayap. Namun sebagian tanaman kadang-kadang mengeluarkan kantong sedang. Letak kantong sedang adalah campuran antara letak kantong dibagian bawah dan kantong dibagian atas.

Bagaimana cara kantong semar mendapatkan mangsa? Bagian daun yang berbentuk kantong itu menghasilkan cairan. Cairan ini berbau menyengat. Bau yang menyengat akan menarik perhatian mangsa. Lalu mangsa yang terpikat akan masuk kantong. Setelah mangsa masuk, kantong akan segera menutup. Agar pencernaan makanan berjalan aman. 

Melihat kantong yang menutup, pasti mangsa akan berusaha keluar. Sayangnya, bagian dalam daun yang berupa kantong mengandung lapisan lilin. Licin kan? Akibatnya mangsa yang berusaha keluar dari kantong akan terpeleset. Kemudian jatuh pada inti daun.

Pada inti daun proses penyiksaan akan dimulai. Salah ding, maksudnya pencernaan. Hihihi. Inti daun menghasilkan cairan asam. Mangsa yang sudah berada pada inti daun akan mati perlahan-lahan. Selanjutnya cairan asam akan mencerna bangkai dari mangsa ini. Hasil pencernaan dari bangkai mangsanya kemudian akan digunakan sebagai sari makanan. Sari makanan ini akan disalurkan pada seluruh bagian tumbuhan. 

Mengapa kantong semar memangsa hewan untuk mendapatkan makanan? Jawabannya adalah tanah tempat tinggal kantong semar mempunyai sedikit unsur nitrogen. Sehingga kantong semar tidak bisa mencukupi makanan hanya dari tanah. Seperti tumbuhan yang lain. Agar kebutuhan makanannya tetap tercukupi, kantong semar harus memangsa hewan yang mengandung banyak nitrogen. Misalnya serangga. Ternyata agar tumbuh sehat, tumbuhan juga butuh makanan yang cukup ya? 

Sumber: blogspot.com
 Bentuknya yang unik membuat kantong semar banyak dipelihara sebagai tanaman hias. Apalagi jenis kantong semar bermacam-macam. Kantong semar juga dapat hidup di dataran tinggi dan dataran rendah. Asalkan tanah tempat tumbuh kantong semar mempunyai kandungan udara yang tinggi. Misalkan daerah yang sering hujan. Pasti kantong semar akan tumbuh dengan baik. 

Kalau di alam bebas kantong semar hidup dimana? Sepertinya dimana saja bisa. Eit, ngawur ding. Hehehe. Kantong semar bisa hidup di hutan lebat, hutan merangas bahkan hutan savana. Itu lho hutan yang kering saat musim kemarau. Hebat kan

Oh ya, beberapa jenis kantong semar tumbuhnya dengan cara memanjat tumbuhan yang lain. Sama seperti tumbuhan menjalar. Akibatnya kantong semar bisa tumbuh tinggi hingga belasan meter. Nah, batang kantong semar yang tinggi ini bisa dipakai sebagai tali. Tali dari batang kantong semar biasanya digunakan orang untuk mengikat barang. Hayoo... siapa yang daftar mau diikat? Hihihi.  





Mau membaca artikel tumbuhan lain yang menarik, klik link di bawah ini!

ANEH! ADA JAMUR BERJALA

DURIAN, KESUKAANKU

SAWO KECIK, MAU???


 

Artikel Terkait
123456789101112131415