Custom Search

2012-03-29

MAU TAHU TENTANG KUE TART?

Sudah dua kali perayaan ulang tahunku dirayakan di sebuah kelas. Kenapa di dalam kelas? Tentu saja karena pesta-pesta kecil itu adalah sebuah kejutan pertambahan usiaku. Begini kisah selengkapnya.

  
Mengawali masuk ruangan dengan wajah heran, aku akan dipertemukan dengan seorang siswa yang memegang nampan berisi kue tart. Kue tart terlihat bersinar dengan kilau api pada lilin yang menunjukkan jumlah usia. Sambil menyanyikan lagu ulang tahun, tepuk tangan akan membahana membuat gaduh kelas-kelas tetangga. Setelah lagu berakhir, acara selanjutnya adalah tiup lilin. Tidak lupa sebelum meniup lilin, make a wish terlebih dahulu. Acara kemudian diakhiri dengan pembagian kue tart yang telah dipotong. Dan usai sudah pesta ulang tahun dadakan buatku.

Hmmm…ngobrolin ulang tahun, pasti nggak lepas dari yang namanya kue tart dan lilin. Tidak lupa juga lagu dan tepuk tangannya. Kue tart sudah menjadi ikon tetap dalam acara ulang tahun. Adanya kue tart dengan berbagai macam hiasan pada perayaan ulang tahun di adopsi dari budaya barat. 

Awalnya tradisi ini dimulai oleh masyarakat Yunani kuno. Masyarakat Yunani menyiapkan kue madu atau roti untuk merayakan peristiwa ulang tahun. Kue disebut dengan nama 'plakous' oleh masyarakat Yunani, yang mirip dengan 'datar'. Selain itu, mereka juga membuat kue yang disebut "satura," yang merupakan kue berat datar. Kue berbentuk bulat dipersembahkan pada Dewi Bulan Artemis. Oleh sebab itu, ditempatkan lilin di atas kue untuk membuatnya bersinar seperti bulan. 
Selain masyarakat Yunani, ternyata Bangsa Romawi juga menggunakan kue untuk ulang tahun, yang disebut "libum". Ada tiga jenis ulang tahun dirayakan oleh orang Roma, termasuk perayaan pribadi dengan keluarga dan teman, ulang tahun kota dan Bait Allah dan hari ulang tahun kaisar masa lalu dan sekarang atau anggota keluarga kaisar. 
Ada juga yang mengatakan kata 'Kue' telah diciptakan pada awal abad ke-13 dan berasal dari kata 'kaka'-kata Norse Lama. Namun demikian, kue-kue pada masa itu tidak mirip dengan kue ulang tahun modern.  
Dalam kue ulang tahun budaya Barat, kue biasanya dihiasi dengan nama dan pesan. Lilin yang menunjukkan jumlah usia itu juga ditempatkan pada kue. Ada juga tradisi untuk menempatkan satu lilin ekstra untuk membawa keberuntungan. Beberapa sarjana mengatakan bahwa lilin ditempatkan pada kue karena orang percaya bahwa asap dari lilin akan mewujudkan keinginan mereka dan doa untuk dewa yang tinggal di langit. (dari berbagai sumber)
Artikel Terkait
123456789101112131415