Custom Search

2011-02-15

SENDIRI

Pena tertidur tanpa terusik
Nyenyak dalam mimpi yang menyemburatkan asa senja
Menghilangkan nyawa tokoh dan episode kata

Bangunlah…
Temani aku memburu nafas fantasi
mengujung gulana memori

BT, 150211, 10:00 PM
123456789101112131415

KOTAK KOSONG

Penat dalam hati tak kian berlalu
Berbagai cara terlaksana

Tapi konsentrasi tetap tiada
Adakah ini berujung pada kemandulan diri dalam menstabilkan emosi?
Ah,,,Metabolisme jiwa yang mampat
Hanya berdiam pada kotak-kotak kosong
Terperangkap kekerdilan dalam diorama malam



BT, 150211, 09:56 PM
123456789101112131415

2011-02-14

SEGENGGAM TANAH

Indonesia, tanahmu luas bak permadani
Sepanjang batas Sabang-Merauke dan Miangas-Pulau Rote

Tapi maaf,,,
Aku tak bisa menjaga sepenuh hati
Bekal untuk membangun negeri

Traktor-traktor hidup selalu mengikuti kemana langkah ini pergi
Hanya segenggam yang terselamatkan dan ku bawa lari

Aku pilih segenggam saja
Agar tak perlu meraung belas kasihan
Traktor-traktor hidup yang sering tertawa memakan bilik pengharapan kaum papa
Atau harus menghamba setia pada pengadilan
Dengan lembar-lembar kertas menguning yang teracuhkan

Aku pilih segenggam saja
Sebab tanahmu mulai membumi menebar pesona diri
Sering pula beratraksi
Bergoyang kanan kiri
Dan lagi-lagi
Traktor-traktor hidup kembali menghampiri seraya menyebar pamflet evakuasi dan relokasi
Wilayah ini tak boleh ditinggali
Rawan longsor dan gempa bumi atau bahkan tsunami

Cukuplah segenggam ini terjaga
Kumpulan butir yang terhempas dari tsunami, gempa, lumpur, dan lahar dingin Merapi

Segenggam panutan cahaya nusantara
Menerangi tanpa beban menghamba dan penuh wibawa

Segenggam ku bentuk menyerupai bola
Menggelinding menyatukan putra-putrimu wahai Indonesia
Segala usia
Segala penjuru
Segala rasa

Segenggam untuk selalu berderma
Berbicara lantang
Berjuang demi masyarakat dan bangsa
Lepas dari kepungan traktor-traktor hidup yang tak lelah mengejar kuasa di tanah merdeka


BT, 090111

123456789101112131415

2011-02-03

PENANTIAN DI AKHIR SENJA

Kau bilang aku egois,aku menangis
Kau bilang aku tak punya malu,aku tersenyum pilu
Kau bilang aku tak ada harga diri,aku termenung sendiri
Aku bukan Rabi'ah yang suci dari cinta selain-Nya
Aku bukan Siti Sarah yang ikhlas melepas cinta karena petunjuk-Nya

Aku hanya wanita biasa
Yang tak kuasa menolak hadirnya rasa
Yang tak pernah suci dari ksalahan yang membuat luka
Yang tak bisa menjadi istimewa
Aku hanya wanita biasa
Yang tak lelah menunggumu di akhir senja

170910 : 7.53 PM
123456789101112131415