Custom Search

2018-08-23

IKAN ASAP PROBOLINGGO, KULINER KHAS JALUR PANTURA

Tahukah kamu? seluruh wilayah Probolinggo berbatasan dengan selat Madura di bagian utara. Oleh sebab itu, jalur transportasi bagian utara Probolinggo melewati daerah pesisir pantai. Namanya daerah pesisir pasti dihuni oleh mayoritas masyarakat nelayan. Nah, beberapa nelayan di daerah pesisir Probolinggo rupanya kreatif dalam meningkatkan perekonomian keluarga. Mereka menjual ikan hasil tangkapannya tidak dalam bentuk mentah melainkan dalam kondisi yang sudah siap makan. Ikan-ikan tersebut mereka masak dengan cara diasap di atas kayu sehingga diberi nama ikan asap. Banyaknya penjual ikan asap membuat ikan asap Probolinggo menjadi kuliner khas di sepanjang jalur pantura Surabaya-Banyuwangi.

 

Salah satu kawasan yang banyak menjual ikan asap Probolinggo adalah di daerah barat pantai Bentar. Banyak lapak-lapak di pinggir jalan yang menjual ikan asap. Ikan asap ini siap untuk dibawa pulang dan dimakan bersama keluarga di rumah. Namun, jika sudah terserang lapar dan ingin segera makan, ikan asap juga bisa dimakan di tempat. Salah satu lapak ikan asap  yang lengkap dengan warung makannya adalah warung bu As.

Lapak penjual ikan asap

Warung bu As selalu ramai pengunjung saat jam makan siang. Baik pengunjung yang mengendarai sepeda motor maupun pengunjung bermobil. Katanya, warung yang ramai oleh pengunjung merupakan salah satu tanda warung dengan masakan yang enak dan murah. Katanya lho, hahaha.

Penampakan warung bu As

Keramaian di warung bu As membuat saya penasaran dengan masakannya. Pernah suatu kali saya mampir dan membeli ikan asap untuk dibawa pulang. Penampilan sajian masakannya sangat menggugah selera membuat saya menelan air liur. Maunya saat itu saya makan di tempat tetapi karena warung sedang ramai, maka niat tersebut dibatalkan.

Beberapa hari yang lalu, saya melintas di depan warung As dalam kondisi lapar. Terlihat warung masih sepi. Kesempatan itu tidak saya sia-siakan. Saya langsung parkir kendaraan dan melihat ikan asap yang diletakkan berjajar di samping warung. Seorang perempuan kemudian mendekati saya, “Mau membeli ikan atau makan disini?” tanyanya dengan senyum ramah.Saya katakan sedang lapar dan ingin makan di tempat.  Ia mengangguk dan menyilakan saya untuk memilih ikan asap. Karena saya tidak tahu tentang ikan-ikan, maka saya minta dipilihkan ikan asap yang enak.

Tempat pengasapan ikan

Perempuan yang selanjutnya saya tahu bernama bu As ini kemudian merekomendasikan ikan manyar. Katanya, ikan manyar memiliki daging yang putih dan tebal. Sangat cocok untuk cocolan sambal.
“Saya kasih 17 ribu, lengkap dengan nasi dan minuman,” ujarnya meyakinkan.
Tawaran yang menarik, saya terima tanpa tawar-menawar lagi, mungkin karena kondisi lagi lapar, jadi malas untuk menawar. Hahaha.

Saya tidak perlu menunggu lama. Bu As segera datang dengan sepiring nasi putih, lalapan dengan 4 sayur dan satu cowek sambal segera datang ke meja. Nasinya masih mengepul dan sambalnya menggoda selera. Awalnya saya mencoba makan satu sayur yang dicocol ke sambal dengan campuran suwiran ikan manyar dan secuil nasi. Hm... yummy. Ternyata rasa masakannya memang enak. Pantas jika memiliki banyak pelanggan. 

Nasi yang saya makan putih pulen. Daging ikan manyarnya juga empuk. Sambalnya mantap, perpaduan manis, asin, dan asamnya sempurna. Rasa nikmat di mulut membuat sajian makanan di depan saya ludes tanpa sisa hanya dalam waktu sekejap. 

Minumannya belum datang

Kesendirian saya ternyata tak berlangsung lama. Sebab beberapa menit kemudian berturut-turut pengunjung masuk ke warung bu As. Termasuk pasangan suami istri yang kemudian duduk di depan saya. Nah, si bapak menambah satu piring nasi lagi ketika saya beranjak pulang. Entah karena ikan asap yang nikmat atau sedang dalam kondisi lapar seperti saya, hehehe.  

Untuk harga ikan asap sendiri menyesuaikan dengan ukuran dan jenis ikan yang akan dibeli. Biasanya kisaran harga 5 ribu sampai tak terbatas. Saya katakan tak terbatas sebab pernah melihat ikan asap dalam ukuran besar dan saya tidak tahu berapa harga yang ditawarkan.

Foto dengan bu As dan simbah. Bu As sumringah banget.

Jika penasaran dengan warung bu As, untuk yang datang dari arah Surabaya, warung berada di kiri jalan setelah pasar bawang. Tidak mungkin kesasar karena ada banyak lapak penjual ikan asap, hanya saja warung yang tersedia hanya warung bu As. Jika datang dari arah timur, warung bu As berada di kanan jalan setelah pantai Bentar. Seberang tanah lapang yang digunakan sebagai parkir truck. Tidak perlu khawatir juga karena sejak batas pantai Bentar ada banyak lapak penjual ikan asap yang bisa dibeli sebagai oleh-oleh dari Probolinggo.

Pembeli ikan asap

Jadi, bagi yang melewati jalur Pantura Probolinggo, ingatlah untuk mencicipi ikan asap yang menjadi kuliner khas wilayah Pantura Probolinggo. Jangan sampai penasaran dengan rasanya yang yummy. Selamat mencoba.  
Artikel Terkait
123456789101112131415