Custom Search

2018-04-30

BINGUNG MENCARI HADIAH PERNIKAHAN YANG UNIK? COBA CEK ANEKA PRODUK HANDMADE INI

Ramadhan belum juga dilalui, tetapi saya sudah memikirkan hari-hari setelah perayaan Idul Fitri hingga perayaan Idul Adha berakhir. Mengapa? Karena hari-hari tersebut dikatakan orang sebagai adalah hari kondangan.  Kok bisa? Coba saja hitung berapa banyak undangan yang didapatkan dalam rentang waktu tersebut. Bahkan saya pernah mendapat tiga undangan pernikahan dalam satu tanggal yang sama. Hyaaa.. laris banget ya sebagai pengunjung pernikahan, hahaha.  

Kalau mendapat undangan cantik seperti ini, apa yang kamu pikirkan? (Sumber: alibaba.com)

Salah satu hal yang memusingkan saat mendapat undangan adalah hadiah apa yang akan saya bawa. Sebelumnya, barang favorit yang sering saya gunakan sebagai hadiah adalah peralatan rumah tangga atau alat elektronik. Setelah bertahun-tahun saya merasa bosan dan ingin memberikan hadiah yang lebih spesial dan bermanfaat. Apalagi jika sang pengantin adalah sahabat dekat. Rasanya memberikan alat rumah tangga atau alat elektronik tidak memiliki keunikan yang akan mengingatkan sang pengantin kepada saya. Hehehe.

123456789101112131415

2018-04-14

MEMASUKI ERA DIGITAL, SAYA BELAJAR MENJADI KONSUMEN CERDAS

 “Tahun 2000 kerja serba mesin
Berjalan berlari menggunakan mesin
Manusia tidur berkawan mesin
Makan dan minum dilayani mesin
(sungguh mengagumkan tahun 2000, namun demikian penuh tantangan)”
Tempat belanja era digital (sumber : www.123RF.com)
 
Ada yang tahu lirik lagu di atas? Lirik tersebut merupakan petikan dari lagu Qasidah berjudul tahun 2000. Lagu populer yang dinyanyikan oleh Nasida Ria pada tahun 90-an. Saat itu, saya  masih anak-anak dan berpikir mesin adalah robot berjalan seperti para pahlawan dan monster dalam film animasi. Sebut saja Ultraman, Satria Baja Hitam, atau Power Rangers. Hiii, takut kan kalau harus tidur dengan makhluk-makhluk tersebut. Jadi, saya simpulkan tidak mungkin lirik lagu Tahun 2000 menjadi kenyataan.  

123456789101112131415

2018-04-13

KETIKA NASKAH “ASYIKNYA MENGAJAR FISIKA” MENJELMA MENJADI BUKU

“Impian adalah rumah dalam satu babak kehidupan”
Setiap orang memiliki mimpi yang ingin dicapai. Begitu pun dengan saya. Salah satu mimpi saya adalah mampu menulis naskah dan mewujudkannya menjadi sebuah buku. Sekarang mimpi ini tercapai. Naskah “Asyiknya Mengajar Fisika” sudah menjelma menjadi sebuah buku. Alhamdulillah, horeee! Hehehe.


Sepuluh tahun lalu, saya menuliskan mimpi untuk memiliki sebuah buku solo kategori non fiksi. Saat itu, saya masih baru belajar menulis. Jangankan menulis buku, menulis artikel dua halaman saja sudah membuat kepala berbintang-bintang. Tapi saya terlalu percaya diri saat itu. Tanpa ragu menulis “menerbitkan buku non fiksi” pada lembar mimpi di agenda pribadi.

123456789101112131415