Custom Search

2013-11-24

KARAKTERISTIK PENELITIAN EKSPERIMENTAL DAN NON EKSPERIMENTAL


Sumber: hari-cio-8a.blog.ugm.ac.id
Penelitian sama halnya dengan mencari, menjelajahi atau menemukan makna kembali secara berulang-ulang (Sudarwan Danim dan Darwis, 2003: 29). Lebih lanjut dijelaskan oleh Kuntjojo (2009: 7) bahwa penelitian ilmiah merupakan suatu proses yang dilakukan secara sistematis dan objektif yang melibatkan unsur penalaran dan observasi untuk menemukan, memferivikasi, dan memperkuat teori serta untuk memecahkan masalah yang muncul dalam kehidupan.


Penelitian diadakan dengan tujuan memperoleh data empiris yang dapat digunakan dalam merumuskan, memperluas, dan memverifikasi teori atau memecahkan persoalan yang ada dalam kehidupan. Dengan adanya tujuan ini maka penelitian dapat diklasifikasikan menjadi bermacam-macam berdasarkan beberapa tinjauan, antara lain: bidang ilmu, pendekatan, tempat pelaksanaan, pemakaian, tujuan umum, taraf, metoda, dan ada tidaknya perlakuan terhadap variabel.
Penelitian yang diadakan dengan tinjauan ada dan tidaknya perlakuan dikatakan penelitian experimental dan non experimental. Penelitian eksperimental jika melakukan perlakuan terhadap variabel tertentu. Sebaliknya jika tidak dilakukan perlakuan terhadap variabel maka tergolong penelitian non eksperimental. Lebih rinci pada tabel di bawah ini.
Tabel 1. Karakteristik penelitian experimental dan non experimental
Karakteristik
Penelitian Experimental
Penelitian Non Experimental
Tujuan
Mengetahui pengaruh pemberian suatu treatment atau perlakuan terhadap subjek penelitian
Mengetahui dampak, tingkatan hubungan atau hubungan sebab akibat antara variabel bebas dan variabel terikat dimana data variabel bebas dan terikat sudah tersedia
Rancangan 
penelitian
Disusun peneliti sebelum penelitian berlangsung berdasarkan hipotesis pengetahuan
Disusun peneliti sebelum penelitian berlangsung berdasarkan hipotesis pengetahuan
Objek penelitian
Terdapat kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang harus sama/setara
Tidak terdapat kelompok eksperimen dan kelompok kontrol
Perlakuan/
treatment
Terdapat variabel bebas yang dikondisikan sebagai bentuk perlakuan

·  Tidak ada perlakuan pada variabel bebas
·  Variabel bebas sudah terjadi sebelum adanya penelitian
·  Variabel diukur secara intensif dalam setting (lingkungan nyata)
Mengontrol/ mengendalikan
Semua variabel kecuali variabel terikat
Tidak dapat mengontrol/mengendalikan variabel
Pengamatan/
pengukuran
Terdapat pengamatan/pengukuran terhadap variabel terikat sebagai efek perlakuan pada variabel bebas
Terdapat pengamatan/pengukuran dampak, tingkatan hubungan atau hubungan sebab akibat antar variabel bebas tehadap variabel terikat

Penelitian experimental dan non experimental tepat digunakan untuk:
1.    Menguji hipotesis
2.    Mengukur variabel
3.    Mengkorelasikan dua variabel atau lebih
4.    Membandingkan dua variabel atau lebih
5.    Meneliti tidak secara mendalam terhadap satu atau lebih variabel

Tabel 2. Karakteristik penelitian eksperimen (True Experimental, Quasi Experimental, dan Pre Experimental)
Karakteristik
Penelitian True Experimental
Penelitian Quasi Experimental
Penelitian Pre Experimental
Hakikat penelitian
Penelitian eksperimen yang sesungguhnya dengan validitas internal (kualitas pelaksanaaan rancangan penelitian) tinggi
Pengembangan dari penelitian true experimental yang sulit dilaksanakan.

·     Belum merupakan penelitian eksperimen yang sesungguhnya.
·     Hasil eksperimen bukan semata-mata dipengaruhi oleh variabel bebas
·     Efektif untuk penelitian lebih lanjut
Tujuan
Menyelidiki kemungkinan saling hubungan sebab akibat dengan cara mengenakan perlakuan dan membandingkan hasilnya dengan grup kontrol yang tidak diberi perlakuan.
Memperoleh informasi yang merupakan perkiraan, dengan cara eksperimen yang tidak memungkinkan untuk mengontrol dan/atau memanipulasikan semua variabel yang relevan
Memperoleh informasi akibat dari suatu perlakuan tanpa melakukan perbandingan
Objek penelitian
Kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sama/setara

Kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sama/setara

Hanya terdapat kelompok eksperimen

Pengambilan sampel
Sampel yang digunakan untuk eksperimen maupun sebagai kelompok kontrol diambil secara random dari populasi tertentu.
Jika menggunakan random tidak diperhatikan aspek kesetaraan maupun grup kontrol
Sampel tidak dipilih secara acak (random)
Variabel
Terdapat variabel kontrol

Terdapat variabel kontrol tetapi tidak digunakan sepenuhnya untuk mengontrol variabel luar yang mempengaruhi pelaksanaan eksperimen.
Tidak terdapat variabel kontrol

Mengontrol/ mengendalikan
Dapat mengontrol semua variabel luar yang mempengaruhi jalannya eksperimen
Tidak sepenuhnya dapat mengontrol variabel luar yang mempengaruhi pelaksanaan eksperimen
Tidak dapat mengontrol variabel luar yang berpengaruh terhadap pelaksanaan eksperime

Tabel 3. Karakteristik penelitian non eksperimen (Komparasional, Korelasional, dan Expost-Facto)
Karakteristik
Penelitian Komparasional
Penelitian Korelasional
Penelitian Expost-Facto
Hakikat penelitian
Merupakan penelitian alternatif jika penelitian eksperimen tidak dapat diterapkan karena alasan etika, aturan, dan sebagainya
Penelitian yang dilakukan jika membutuhkan informasi hubungan antar variabel, dimana variabel yang ingin diteliti kompleks dan tidak mungkin melakukan kontrol atau manipulasi variabel
Penelitian untuk mengekspos suatu kejadian setelah variabel bebas terjadi
Tujuan
Mencari kemungkinan hubungan sebab-akibat dengan cara melakukan pengamatan terhadap akibat yang ada, dan mencari kembali faktor yang mungkin menjadi penyebab melalui data tertentu
Mengetahui derajat hubungan antara suatu variabel dengan variabel-variabel lain tanpa melihat hubungan sebab akibat

Mengetahui dampak variabel bebas kepada variabel terikat tetapi data variabel bebas dan terikat sudah tersedia
Variabel
·   Mengidentifikasi hubungan sebab akibat antar variabel
·   Dalam hubungan yang kompleks membedakan antara variabel bebas dan terikat
Tidak mengidentifikasi atau membedakan antara variabel bebas dan variabel terikat
Keterkaitan antar variabel bebas dengan variabel bebas, maupun variabel bebas dengan variabel terikat sudah terjadi secara alami
Pengamatan/
pengukuran
Mengidentifikasi pengaruh variabel yang satu terhadap variabel lainnya dan mencari kemungkinan variabel penyebabnya
Menentukan derajat hubungan antar variabel yang diteliti dalam bentuk koefisien korelasi
Mengukur secara statistik dampak variabel bebas yang telah terjadi tehadap variabel terikat
Temuan
Menekankan pada hubungan dan prediksi variabel dengan tidak terlalu berorientasi pada hubungan sebab akibat
Mendapatkan derajat asosiasi yang signifikan
Menetapkan hubungan dan dampak variabel bebas tehadap variabel terikat



Daftar Pustaka
Kuntjojo. 2009. Diktat Metodologi Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri. (online,  http://luluvikar.files.wordpress.com/2008/04/research-metodologi-penelitian.pdf, di akses tanggal 30 Desember 2012).
Samsudi. 2009. Disain Penelitian Pendidikan. Semarang: Unnes Press.
Sudarwan Danim dan Darwis. 2003. Metode Penelitian Kebidanan : Prosedur, Kebijakan, dan Etik. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Sukardi. 2008. Metodologi Penelitian Pendidikan: Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta: Bumi Aksara.
http://allpsych.com/researchmethods/preexperimentaldesign.html, di akses tanggal 30 Desember 2012.
http://www.researchconnections.org/childcare/datamethods/preexperimental.jsp, di akses tanggal 30 Desember 2012.
Artikel Terkait
123456789101112131415