Custom Search

2018-08-17

APAKAH KARNAVAL DALAM MERAYAKAN KEMERDEKAAN ITU PENTING?


Dirgahayu Republik Indonesia. Semoga selalu damai, sentosa dan akan selalu ada buat rakyatnya. Merdeka!

Tulisan ini berawal dari kemacetan yang saya alami kemarin. Sekitar setengah jam, saya terjebak macet dan berada di tengah-tengah anak-anak serta ibu-ibu yang berteriak dan menyanyi seraya mengacungkan bendera. Tanpa henti. Hingga tiba di sebuah pendopo bernama kantor kecamatan. Nah, sudah paham sumber kemacetan yang saya alami? Ayo tebak. Hehehe.




Ya, betul. Saya terjebak macet karena ada karnaval siswa PAUD dan TK dalam rangka menyambut Dirgahayu Republik Indonesia. Karena peserta karnaval adalah siswa PAUD dan TK, maka tentu saja yang mengikuti karnaval tidak hanya siswanya. Melainkan juga para orang tua yang diwakili oleh ibu, nenek, atau mbak-mbak dari para peserta. Pokoknya didampingi seorang perempuan. Begitu aturannya.

Peserta yang membludak dua kali lipat dari peserta awal, membuat jalan yang awalnya cukup dibuka tutup menjadi tutup saja. Kami, para pengendara kendaraan harus bersabar mengendarai kendaraan di belakang peserta terakhir. Dan karena peserta berjalan kaki, maka tentu saja pergerakan kendaraan kami, hanya bisa 50 cm/gerakan. Bayangkan berapa waktu yang dibutuhkan untuk melintasi jarak 100 m. Jangan dihitung ya, hahaha.

Karnaval seperti menjadi kegiatan wajib pada bulan Agustus. Tepatnya untuk memperingati hari ulang tahun negara tercinta. Apa sih pentingnya mengadakan karnaval dalam rangka merayakan kemerdekaan?

Sebelum mengupas, penting atau tidak, kita telusuri dulu apa sebenarnya yang dinamakan karnaval. Karnaval menurut KBBI adalah pawai dalam rangka pesta perayaan. Definisi yang sama juga diberikan oleh Wikipedia yang menyebutkan karnaval sebagai pesta besar, kirab atau pameran. Jadi, karnaval terkait dengan adanya pesta yang dirayakan.

Bulan Agustus adalah bulan dimana tercantum tanggal hari kemerdekaan Indonesia. Waktu dimana detik-detik proklamasi kemerdekaan didengungkan ke seluruh masyarakat Indonesia dan dunia. Perasaan yang awalnya sedih karena tidak memiliki kekuasaan di tanah sendiri dan harus ikut apa yang dikatakan pihak asing sebagai penguasa, tiba-tiba dikejutkan oleh sebuah berita kemerdekaan. Tepat pada tanggal 17 Agustus tahun 1945 diumumkan bahwa Indonesia merdeka. Kita memiliki kebebasan, kita memiliki kekuasaan di tanah kita sendiri.

Wow. Senang gak sih? Bahkan siswa yang lulus SMA senangnya bukan main karena terbebas dari gedung yang bernama sekolah. Apalagi kemerdekaan negara yang kita tempati. Tidak bisa dibayangkan bagaimana gegap gempitanya masyarakat Indonesia ketika dikumandangkan proklamasi kemerdekaan. Kalau saya ada disana mungkin sudah jingkrak-jingkrak keliling desa, hahaha.    

Kebahagiaan pantas untuk dirayakan. Seperti halnya perayaan ulang tahun atau pernikahan yang bisa mencapai 7 hari 7 malam. Maka kemerdekaan Indonesia adalah hal yang membahagiakan bagi seluruh rakyatnya. Oleh sebab itu, selama bulan Agustus biasanya akan ramai oleh perayaan kemerdekaan. Baik lomba, upacara maupun karnaval. Karnaval biasanya diletakkan dibagian akhir alias sebagai penutup perayaan kemerdekaan.

Barisan baju adat nusantara
 
Sifatnya yang sebagai penutup mengokohkan karnaval sebagai inti dari pesta perayaan kemerdekaan. Karnaval yang biasanya bertema pawai budaya ini akan menampilkan barisan-barisan kekayaan budaya nusantara dari ujung Aceh hingga Papua. Bermacam-macam profesi hingga kisah penjajahan yang mengingatkan akan sejarah kemerdekaan Republik Indonesia. Dengan demikian, karnaval tidak hanya bersifat sebagai pawai untuk pesta perayaan melainkan juga sebagai bentuk pameran dan pengenalan terhadap budaya dan sejarah bangsa. Terutama untuk kalangan anak-anak yang nantinya akan menjadi penerus bangsa.

Jadi, apakah karnaval itu penting dilaksanakan dalam merayakan kemerdekaan Indonesia? jawab sendiri ya, hehehe.






Artikel Terkait
123456789101112131415