Custom Search

2017-01-10

MANAJEMEN WAKTU : RESOLUSI 2017


Tahun 2017 sudah mencapai hari ke 10, dan saya masih setia tanpa adanya kalender. Akibatnya, jadwal pekerjaan hingga keinginan untuk tema #Resolusiku2017 belum dapat terdeteksi. Sebab, tidak ada tanggal yang pasti. Semua masih berupa bayangan dalam imajinasi. Eh, kok malah berpuisi. Hihihi...

Ngomongin tentang resolusi, saya teringat resolusi awal tahun2016. Ada resolusi khusus yang ingin saya capai di tahun 2016. Tetapi ternyata hingga tahun berganti, resolusi utama itu tidak dapat saya laksanakan. Sedihnya, hiks :’(
Sumber : previews.123rf.com
Setelah mencoba mengevaluasi diri tentang resolusi tahun 2016, saya menemukan satu hal penting yang menjadi kunci. Kemungkinan penyebab tidak tercapainya beberapa resolusi, termasuk resolusi utama. Kunci penyebab itu adalah waktu. Yups, manajemen waktu saya benar-benar buruk tahun kemarin. Padahal, pengelolaan waktu merupakan acuan dalam mencapai target-target yang diinginkan. Jadi, untuk tahun 2017 resolusi utama saya adalah manajemen waktu dengan baik.


created using canva
Agar resolusi manajemen waktu tercapai, waktu sehari saya bagi menjadi empat bagian. Pagi hari untuk urusan rumah tangga alias bersih-bersih, masak, cuci, setrika, dll. Jam 7 pagi hingga jam 3 sore khusus untuk bekerja. Setelahnya adalah waktu santai. Bisa digunakan untuk membaca, nonton, atau main badminton. Malam hari adalah waktu belajar. Belajar untuk persiapan mengajar esok hari maupun belajar ngeblog dengan melakukan blogwalking. Menulis artikel untuk blog juga dilakukan saat malam hari. 

Selain membagi waktu, manajemen waktu yang baik juga harus memperhatikan prioritas dan tidak menunda pekerjaan. Nah, menunda pekerjaan ini yang sering saya lakukan tahun kemarin. Akibatnya, tugas-tugas menumpuk. Ketika memaksakan diri untuk menyelesaikan dengan lembur, fisik tidak berkompromi. Bisa ditebak hasil akhir dari kejadian tersebut adalah target-target tidak tercapai.

 Tips untuk tertib mengatur waktu (sumber: youtube)

Manajemen waktu merupakan pemeran utama untuk episode film resolusi falkhi 2017. Sedangkan pemeran pendukungnya adalah *jeng..jeng..*

1. Meningkatkan Ibadah
Tahun 2016 ibadah saya amburadul. Ibadah wajib keteteran, ibadah sunnah terabaikan, dan hal-hal makruh sering menjadi santapan. Padahal kematian bisa datang tanpa diundang, huaaaa.. :’(
Semoga tahun ini, ibadah wajib dan sunnah dapat terpenuhi tanpa kemalasan dan ibadah makruh dapat ditinggalkan. Aamiin.

sumber : s-media-cache-ak0.pinimg.com

2. Membuka Diri, Membuka Hati
Saya adalah seorang introvert. Karakter kepribadian yang lebih menyukai aktivitas kesendirian seperti meneliti, membaca, atau menulis. Padahal, bidang pekerjaan saya menuntut lebih banyak aktivitas bersama dan sosialisasi. Untuk itu, tahun 2017 saya mencanangkan buka diri dan buka hati. Belajar berbagi untuk mengembangkan diri dan menyehatkan emosi.

sumber : cdn-az.allevents.in

3. Menjadi Blogger Produktif
Selama ini saya masih merasa menjadi blogger angin-anginan. Hanya posting dan blogwalking jika ada waktu dan keinginan. Akhirnya bisa ditebak, pengunjung blog turun naik tanpa bisa dikontrol. PA dan DA pun tidak stabil. Miris melihatnya, :(

Untuk tahun 2017, saya berharap bisa menjadi blogger yang produktif. Pertama, minimal satu posting tulisan setiap minggunya. Kedua, blogwalking minimal dua setiap hari. Ketiga, cek email setiap hari untuk membalas komentar di blog. Keempat, gabung dengan komunitas blogger untuk belajar tentang dunia blog.


sumber : brand-relationshipmarketing.com

4. Menjadi Penulis Buku
Tahun ini saya berharap bisa menulis satu buku non fiksi. Ide sudah ada sejak tahun kemarin, tapi hingga detik ini belum sempat saya tulis. Semoga idenya masih bisa bertahan di kepala, hehehe.
Selain menulis buku, saya juga ingin merevisi buku yang pernah saya tulis tahun lalu. Saya ingin merevisi karena hingga saat ini buku tersebut sudah ditolak tiga penerbit. Jadi, saya berharap buku tersebut dapat diterima oleh penerbit keempat. Aamiin.

sumber : www.proficientwriters.com

5. Memiliki Warung Baca
Sejak kecil saya menyukai buku. Terutama buku fiksi. Oleh sebab itu, cita-cita saya adalah memiliki perpustakaan pribadi yang bebas dibaca oleh orang lain. Untuk mendukung keinginan tersebut, saya mulai mengalokasikan dana buku setiap bulan sejak tahun kemarin. Selain itu, rajin berbelanja di pameran buku. Semoga saja tahun ini koleksi buku saya mencukupi sebagai modal awal mendirikan warung baca.

Bikin mupeng kafe bacanya  (sumber : s-media-cache-ak0.pinimg.com)

Itulah panca resolusi falkhi untuk #Resolusiku2017. Lima resolusi yang akan tercapai jika resolusi utama terlaksana, yakni manajemen waktu. Mencapai manajemen waktu ini yang susah, hehehe.







Artikel Terkait
123456789101112131415