Custom Search

2013-10-14

AKU CINTA RESENSI


Tiba-tiba saya jatuh cinta pada resensi. Terjadi sejak sebulan lalu. Saat saya membaca info dari teman IIDN Semarang, mbak Wuri. Dalam infonya mbak Wuri menawarkan alamat email marketing penerbit Tiga Serangkai yang bisa dihubungi untuk mendapatkan buku. Buku diberikan secara gratis dengan syarat harus meresensi.

Saya pun mencoba keberuntungan. Mengirim email untuk mendapatkan buku. Saya utarakan keinginan meresensi. Sekaligus untuk mengisi kolom review/resensi di blog yang baru saya buat.


Segera saya mendapatkan balasan email. Menanyakan perihal pengalaman resensi saya di media ataupun blog. Saya membalas ulang email tersebut dengan link pada kolom resensi di blog. Sebab sampai sekarang belum pernah sekalipun mengirimkan naskah resensi di media.

Saya kemudian ingat bahwa kolom resensi di blog hanya berisi satu topik. Itupun dari tugas kuliah yang mewajibkan melakukan resensi buku. Tidak ingin mengecewakan, saya kemudian membuat sebuah resensi. Buku yang saya pilih adalah buku karangan Boim Lebon. Sotoy. Selain buku ini sudah dibaca, saya juga memilihnya karena berniat mengikuti resensi mingguan pilihan dari akun @gramedia.

Sebelum meresensi, saya membuka banyak situs yang memuat hal-hal tentang cara resensi buku. Selain mengintip anggota IIDN yang sering meresensi (mbak Wuri dan Mbak Aan) dan para pemenang resensi mingguan pilihan di @gramedia. Maklum saya baru dua kali meresensi buku. Pertama, pada saat mengikuti lomba resensi buku di SMP. Buku yang wajib di resensi pada waktu itu adalah Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk. Dan saya bahkan tidak masuk finalis. Hehehe.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya bulan Juli 2013. Saya kembali harus meresensi. Sebagai tugas akhir mata kuliah. Buku yang harus diresensi adalah buku berbahasa Inggris. Dengan judul Maximum Entropy and Bayesian Methods in Applied Statistics . Hasil resensi inilah yang kemudian saya post di blog baru, fallib.     

Melalui resensi buku ketiga, Sotoy. Saya kemudian terpancing untuk meresensi kembali. Ada keasyikan tersendiri ketika harus memilah kata-kata menarik dari setiap buku. Kata yang akan membuat orang memicingkan mata dan mengulurkan tangannya untuk membuka setiap helai buku. Hingga halaman terakhir. 

Ya! Saya akhirnya bersemangat untuk meresensi lagi, dan lagi. Bukan untuk mendapatkan buku gratis. Ataupun menjadi pemenang di resensi mingguan pilihan. Melainkan karena melalui resensi, saya dapat mengasah pemahaman terhadap suatu buku. Melatih daya nalar dan memancing pola pikir kritis. Selain membagikan pengetahuan kepada orang lain tentang isi buku yang telah saya baca. Akhirnya saya katakan, “Aku Cinta Resensi!” 

Oh ya... Tips menulis resensi saya dapatkan disini. Buat teman-teman yang juga ingin meresensi buku. Langsung meluncur saja pada link di atas. 





BT, 131013, 11:51 PM
Artikel Terkait
123456789101112131415