Custom Search

2012-07-23

PENGAWAS UJIAN (Eps.1)


Aku tersenyum sendiri. Eit, tunggu dulu. Senyuman ini bukan karena otak syarafku keseleo. Aku senyum-senyum sendiri melihat wajah-wajah unik di depanku. Aku bilang unik karena memang tidak ada yang sama, wajah tidak sama apalagi tingkah lakunya…
Lihatlah, ada yang serius melihat soal dan mencorat coret dengan kening mengkerut. Di sebelahnya, berbeda 180o. Kepala tersandar pada bangku dengan bolpoin masih terpegang erat di tangan. Mungkin sedang bermimpi mengerjakan soal. Di deretan pojok, dari awal lebih sering garuk-garuk kepala sambil melirik ke kiri dan ke kanan. Aku tahu! Dia sedang mencari jawaban. Hahaha… kalau ketahuan akan aku hukum dia lari keliling lapangan. Tapi…jangan deh, kasihan. Bagaimana dengan mengerjakan 100 soal mata pelajaran yang di contek. Setuju?
Nah… ada lagi yang aneh. Kertas buram yang seharusnya untuk coretan malah dibuat kapal terbang dan syuuuur… meluncurlah si kapal mengudara di sekeliling kelas. Ampun deh, ini ujian anak SMA malah main kapal-kapalan.
Ouh, ada yang ketinggalan. Bagian pojok kiri lagi ramai. Ternyata pusat kekacauan terletak pada siswa yang sedang menutupi wajahnya dengan soal. Apakah yang dilakukan? Coba tebak! Si murid lelaki sedang membersihkan wajahnya dengan tissue. Gayanya gak jauh beda dengan pekerja salon kecantikan yang melayani pelanggan. Hahaha…
Kantuk dengan menjadi pengawas? Di ruangan ini tentu saja tidak. Malah serasa berada di bioskop tiga dimensi dengan tingkah polah lucu para pemain yang tampil pada layar. Aku melirik arloji di tangan, masih tersisa satu jam lagi sebelum bel berakhir. Aku lagi-lagi tersenyum, menanti kejutan apalagi yang akan dilakukan oleh 20 makhluk berseragam abu-abu di depanku. Semoga saja bukan kejutan yang membuat copot jantung. Hehehe…


Ruang ujian
Paiton, 170211, 08:15 AM


Artikel Terkait
123456789101112131415