Custom Search

2008-06-30

ANTOLOGI THO 14

Pendeta bercerita
Dia kecewa
Dia katakan
Wajar bercita-cita
Tapi bedakan khayalan dan kenyataan
Biarkan sulap tetap menjadi hiburan
Tinggalkan mati-matian membela kesalahan
Minyak air dan pupuk ajaib
Tidak mungkin lagi
Andai ketegasan berdiri
Tutup celah penipu
Belajarlah walau berlalu

Malang, 12 Juni 2008, 08:40
Panggil aku I’in



Semua permintaan
Tak satupun kupenuhi
Satupun tak terlewat
Jika aku menawarkan
Pilu yang menggelikan
Harus kusemak lebih banyak
Aku jijik tewas di semak


Malang, 12 Juni 2008, 10:22
Panggil aku I’in



Tiru mereka berguguran
Mati luhur
Hindari berjatuhan
Apalagi tiada terkubur
Jiplak mereka
Memancarkan warna ketenangan
Tak melupakan alur
Pangkas kelalaian
Jangan ngawur lantas tersungkur
Sesekali cermati mereka berusaha
Hayati yang mereka hempas
Perhatian tak selalu terbungkus pertunjukan


Malang, 12 Juni 2008, 22:49
Panggil aku I’in

Artikel Terkait
123456789101112131415