MASIGNASUKAv102
6861843026328741944

PEMBELAJARAN TATAP MUKA RIWAYATMU KINI

PEMBELAJARAN TATAP MUKA RIWAYATMU KINI
Add Comments
2021-07-02

Awal Juni, 2021.

Lima belas bulan berlalu sejak pintu gerbang sekolah dikunci rapat. Model pembelajaran tatap muka di depan kelas berganti status menjadi pembelajaran di depan layer kaca. Baik hp, TV maupun computer. Sekolah kini tidak hanya berbekal buku dan alat tulis melainkan juga seperangkat alat elektronik dan jaringan internet yang stabil.

Menjelang kenaikan kelas di tahun 2020, mulai didengungkan pembukaan sekolah. Pembelajaran akan kembali dilaksanakan dengan tatap muka tetapi terbatas dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Para guru dan tenaga pendidikan pun mendapat prioritas kedua setelah tenaga kesehatan untuk mendapatkan vaksin demi terlaksananya pembelajaran di dalam kelas.

Pembelajaran tatap muka direncanakan terlaksana di bulan Juli 2021. Yakni pada ajaran baru tahun 2021/2022. Keterlaksanaaan pembelajaran tatap muka diperjuangkan mengingat berbagai kendala yang dihadapi dalam melaksanakan pembelajaran di masa pandemi. Seperti tidak adanya sarana untuk belajar, jaringan internet yang tidak stabil, hingga pembelajaran yang berbasis latihan sehingga membuat siswa bosan dan tidak memahami pelajaran. Kendala yang tidak terselesaikan pada akhirnya akan berdampak pada rendahnya mutu lulusan dan mutu pendidikan di Indonesia.

Medio Juni 2021.

Status siaga kembali muncul. Jumlah penderita Covid-19 semakin meningkat hingga menyentuh angka ribuan kasus baru per hari. Rumah sakit kembali ramai dengan ketersediaan ruang yang semakin tidak memadai dibandingkan jumlah pasien yang datang.

Awal Juli, 2021.

Presiden memutuskan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk pulau Jawa dan Bali pada tanggal 3 hingga 20 Juli 2021. PPKM dipilih untuk menekan angka penderita Covid-19 yang kembali membentuk tanjakan pada grafik kasus baru harian.

Salah satu aturan PPKM Darurat memuat kegiatan belajar mengajar 100% dilaksanakan secara daring. Artinya untuk masyarakat yang berada di Jawa dan Bali, sekolah akan tetap ditutup hingga tanggal 20 Juli 2021.

Lalu, apa kabar pembelajaran tatap muka yang direncanakan akan dibuka di awal tahun ajaran baru pada tanggal 12 Juli 2021?

Tentu saja, pembelajaran tidak bisa dilaksanakan secara tatap muka di sekolah. Sebagaimana kebijakan sebelumnya yang merencanakan pembelajaran tatap muka terlaksana secara terbatas di bulan Juli 2021. Kegiatan belajar mengajar akan kembali terlaksana melalui layar kaca hingga ada keputusan lebih lanjut.

Kapan waktu itu tiba? Tidak ada yang pernah tahu.

Mungkin, baiknya kita tidak lagi menunggu kapan sekolah dibuka. Sebab katanya menunggu adalah pekerjaan yang membosankan. Apalagi jika yang ditunggu bukanlah hal yang pasti.  

Baiknya kita membuka hati dengan lapang. Bahwa kondisi saat ini adalah kehidupan di masa depan yang dulu pernah kita pertanyakan. Inilah salah satu model pendidikan yang dapat kita nikmati dengan senang dan penuh dedikasi.

Tidak perlu bernostalgia dengan kelas, bangku dan gerbang. Pun dengan bercerita betapa senangnya bisa bolos pelajaran di kantin sambil melirik kakak kelas yang tampan. Biarkan cerita itu menjadi kenangan kita, yang tak pernah merasakan belajar melalui layar kaca.

Lalu, bagaimana mutu pendidikan di masa pandemi? Nanti kita bicarakan setelah masa pandemi usai. Pendidikan adalah sebuah proses yang panjang. Tentang bagaimana memanusiakan seorang manusia dengan melatih akal, raga, dan jiwanya sehingga bisa menjaga dunia dengan akhlak yang mulia. Bukan hanya torehan angka dan kata yang dapat dilihat dalam lampiran hasil belajar siswa.

Saat ini, mari bersama-sama bergandengan tangan dan mengucapkan selamat datang bagi para siswa. Menyapa dan mengenalkan bahwa di abad 21 sekolah dapat dilakukan tanpa harus bertatap muka. Belajar dapat dilakukan dimana saja, termasuk di kebun sambil makan rujak mangga muda. Kenyang, nyaman, dan belajar akan menjadi lebih menyenangkan. Setuju?

 

Qudsi Falkhi

Teacher who loves books and traveling, contact me --> falkhi@gmail.com

  1. Tadinya aku udah senang ketika katanya tahun ajaran 2021/2022 sekolah mau dibuka lagi. Anak juga sudah pengin sekolah lagi. Eh ternyata harus sekolah daring lagi.

    Terpaksa belajar pakai hape lagi, jadinya rebutan hape antara bapak dan anak.😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih mas Agus, kemarin sempat uji coba dan menyenangkan bisa kembali ke sekolah. Nyatanya, sekarang kasus semakin bertambah dan daring kembali menjadi pilihan setiap sekolah.

      Bisa jadi cerita bagaimana proses rebutan hp antara bapak dan anak, hehehe

      Delete