Custom Search

2017-08-21

BERIKAN 100% UNTUK MENCAPAI KESUKSESAN YANG SEMPURNA


Akhirnya bisa posting juga, setelah hampir satu bulan off. Bahkan untuk sekedar blogwalking. Duh, kayak sibuk banget ya, padahal sebenarnya sok sibuk. Hehehe. Terkait dengan baru updatenya blog falkhi, saya teringat tulisan Azrul Ananda di Harian Jawa Pos. Tulisan itu berkisah tentang berapa persen kemampuan dan kemauan yang kita berikan untuk kesuksesan yang sempurna dalam pekerjaan atau kegiatan.


Sumber: id.pinterest.com

Azrul bercerita bahwa orang Indonesia biasanya hanya memberikan 97% kemampuan dan kemauannya pada suatu pekerjaan dan mengabaikan 3% sisanya. Padahal masyarakat di luar Indonesia tidak hanya membuat target 100%, melainkan hingga 101%, 102% atau 103%, .

Tapi, darimana hitungan Azrul tentang 97%?

Ceritanya nih, Azrul punya orang tua angkat saat sekolah di luar negeri. Nah, saat Azrul pulang ke Indonesia, berkunjunglah si orang tua angkat. Saat itu, Azrul tinggal di salah satu apartemen. Manurut Azrul, ayah angkatnya adalah seorang yang sabar dan terampil dalam membuat furniture. Kemampuannya ini dia gunakan dalam membuat beberapa furniture di rumah pribadinya, seperti pintu, jendela, dll.

Saat ayah angkatnya datang berkunjung, ia melihat-lihat bagian apartemen Azrul. Kemudian ia bergumam dengan sedih, “orang Indonesia seperti biasa hanya memberikan 97% dan mengabaikan 3%, padahal 3% inilah yang penting.”

Azrul penasaran mengapa sang ayah angkat mengatakan hanya 97%?

Ia pun melihat bagian dinding yang dilihat oleh ayah angkatnya. Terlihatlah bagian lekukan dinding yang tidak terkena cat. Sedikit, tapi jika diteliti akan mengurangi kesempurnaan suatu pekerjaan. Mungkin inilah yang membuat ayah angkat Azrul mengatakan hanya memberikan 97% dan mengabaikan 3% sisanya. Padahal dengan 3% inilah kesuksesan akan mencapai sempurna.


Lalu apa hubungannya dengan saya?

Saya teringat bahwa sepertinya selama ini saya mungkin hanya memberikan 50%, tidak lebih tidak kurang. Mengapa demikian? Bisa dilihat dari posting blog saya yang tidak teratur, padahal saya sudah mentarget untuk menjadi seorang blogger. Tidak ada buku atau lomba menulis yang saya ikuti, padahal saya bermimpi menjadi seorang penulis. Alasan saya adalah tumpukan pekerjaan yang membuat abai pada blog dan menulis.Tetapi ketika sadar, saya meyakini itu karena saya tidak memberikan 100% pada mimpi saya. Jika saya memang berniat menjadi blogger atau penulis, maka saya bisa menyisakan sedikit waktu untuk melakukan hal tersebut. Apakah waktu itu ada? Pasti, sebab selalu ada jeda dalam setiap rutinitas. Namun biasanya saya gunakan untuk membaca, menonton film atau bermedia sosial. Ketahuan kan, targetnya jauh dari sempurna, jadi actionnya juga akan jauh dari sempurna, apalagi hasilnya. Gak kebayang jauhnya, hahaha.

Jadi, persentase kemampuan dan kemauan yang kita berikan pada pekerjaan atau kegiatan akan berpengaruh pada hasil akhir dari pekerjaan atau kegiatan tersebut. Oleh sebab itu, jika menginginkan kesuksesan yang sempurna, jangan pernah membuat target memberikan kemampuan atau kemauan 100%, tapi buatlah lebih dari 100%. Catat! *#selfreminder

Sumber : blogspot.com


Artikel Terkait
123456789101112131415