Custom Search

2016-12-19

KERIPIK KENTANG: OLEH-OLEH KHAS BROMO

Siapa yang pernah ke Bromo? Sudah merasakan gurihnya keripik kentang Bromo, kan? Kalau belum rugi dong, karena keripik kentang Bromo merupakan salah satu oleh-oleh khas daerah Bromo.

Keripik Kentang Khas Bomo

Sapaan khas bagi orang yang baru datang berlibur, rekreasi, tamasya, atau pulang kampung adalah “OLEH-OLEHNYA MANA?” Ya, oleh-oleh  atau buah tangan seakan menjadi hal yang wajib dibeli jika berkunjung ke suatu daerah, terutama daerah wisata. Buah tangan yang biasanya dicari adalah makanan, minuman, atau souvenir unik yang khas. Hal ini membuat keberadaan produsen buah tangan sangat penting dalam suatu daerah. 

Produsen buah tangan biasanya berupa Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Pelaku UKM juga disebut sebagai mass market. Mass market merupakan bentuk pasar yang luas atau target pemasaran yang ditujukan untuk masyarakat luas. 

Jadi, dalam urusan buah tangan ini, kita harus banyak berterima kasih kepada mass market. Mengapa? Karena mass market adalah dewa penolong yang dapat menyelamatkan muka kita dari babak belur karena ditodong oleh-oleh. Hyahahaha.

Berbicara tentang buah tangan, saya pernah pusing tujuh keliling memikirkannya. Saat itu, saya masih kuliah. Kelas saya punya kebiasaan unik saat masuk pertama setelah liburan. Kebiasaan tersebut adalah bertukar oleh-oleh khas daerah masing-masing. Nah, itu masalahnya. Buah tangan daerah saya yang terkenal hanya buah mangga. Buah mangga panen sekali dalam setahun. Jika jatah waktu liburan tidak sama dengan masa panen buah mangga, apa yang bisa saya bawa untuk buah tangan? Gak mungkin saya bawa daun atau batangnya, kan? Hiks.

Demi buah tangan khas daerah, saya sering berkeliling toko-toko panganan sebelum kembali ke bangku kuliah. Tapi, hasilnya nihil. Tidak ada barang, makanan, atau minuman yang merupakan buah tangan khas daerah Probolinggo. Kalau sudah begini, saya biasanya memilih membeli kue kering sebagai buah tangan. Kue kering kan juga memiliki rasa yang khas bagi setiap pembuatnya, hehehe. 

Bertahun-tahun masalah buah tangan tetap menjadi hiasan tanda tanya dalam otak saya. Hingga akhirnya saya pindah tugas di lereng gunung Bromo. Disinilah saya menemukan jenis buah tangan khas daerah yang bisa saya banggakan, keripik kentang. 

Keripik kentang, penganan yang cocok untuk teman nonton televisi
Kentang adalah salah satu tumbuhan yang dibudidayakan oleh penduduk di sepanjang lereng Bromo selain wortel, tomat, dan bawang daun. Banyaknya penduduk yang membudidayakan kentang membuat kentang menjadi maskot daerah di lereng gunung Bromo. Salah satunya adalah maskot ibu kota kecamatan lereng Bromo, Sukapura.

Sukapura sebenarnya bukan pusat budidaya kentang, melainkan pusat transaksi jual beli kentang. Transaksi ini dilakukan di pasar Sayur ataupun KUD. Setiap hari berkarung-karung kentang menjadi penghuni tetap pasar sayur atau KUD. Jumlah kentang yang meluber ini kemudian dimanfaatkan dengan maksimal oleh warga sekitar Sukapura, yaitu dengan membuat keripik kentang. 

Pasar sayur yang penuh dengan kentang
Hasil panen kentang
Pembuatan keripik kentang membutuhkan waktu 2-3 hari tergantung adanya sinar matahari. Matahari menjadi pengering utama dalam proses pembuatan keripik kentang. Berdasarkan informasi dari salah seorang pembuat keripik kentang, keripik yang dikeringkan dengan matahari memiliki tekstur yang lebih renyah dibandingkan dengan pengeringan melalui oven. Oleh sebab itu, pada saat musim penghujan beberapa warga memilih tidak memproduksi keripik kentang daripada mendapatkan hasil yang kurang maksmial.
 
Keripik kentang dikeringkan menggunakan sinar matahari


Kentang yang sudah kering

Keripik kentang siap dipasarkan sebagai oleh-oleh khas Bromo

Setelah setahunan bergaul dengan para ibu-ibu pembuat keripik kentang, ternyata libur produksi tidak hanya saat musim hujan. Melainkan juga saat terjadi kenaikan harga kentang. Saat harga kentang tinggi, para produsen keripik kentang menghentikan produksi. Alasannya, harga bahan baku tinggi sedangkan harga jual keripik kentang dipatok tetap. Jika nekat melanjutkan produksi, mereka akan rugi dan bisa terjerat hutang. Sebab modal yang dimiliki terbatas. 

Berdasarkan kondisi produksi keripik kentang, maka jangan coba-coba cari keripik kentang saat musim penghujan atau harga kentang tinggi. Pasti susah dapatnya. Lalu, oleh-olehnya gimana dong? Tidak perlu khawatir, masih ada deretan macam-macam sayur dan buah strawberry yang bisa dibawa sebagai oleh-oleh khas dari wisata Bromo. Ok?

Artikel Terkait
123456789101112131415