Custom Search

2014-04-29

PERBEDAAN ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN (KONSEP, FILOSOFIS, DAN IMPLEMENTASINYA)


1)   Konsep
Mantja (2000) menjelaskan administrasi merupakan penerapan berpikir rasional untuk mengorganisasikan kegiatan-kegiatan, sedangkan manajemen lebih banyak dititikberatkan pada hal yang bersifat teknis yang mengharuskan adanya keterampilan dalam melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Dimana keterampilan manajemen tersebut merupakan hal mendasar yang memperkuat administrasi.

Sependapat dengan Mantja, Atmosudirdjo menyatakan di negara-negara Eropa, di sebutkan administrasi adalah induk dan manajemen adalah anaknya. Lembaga administrasi negara RI kemudian memperkuat pendapat manajemen berada dalam lingkup administrasi dengan cara menggunakan administrasi lebih dahulu baru kemudian manajemen (Husaini, 2011: 11).

Dalam konsep pemikiran logis, Siagian (2003: 2-5) kemudian memaparkan posisi manajemen dan administrasi. Dimana administrasi dipandang sebagai keseluruhan proses kerja sama antara dua orang manusia atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Sedangkan manajemen merupakan proses penyelenggaraan berbagai kegiatan dalam rangka penerapan tujuan dan sebagai kemampuan atau keterampilan orang yang menduduki jabatan manajerial untuk memperoleh sesuatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain. 

Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa manajemen merupakan inti dari administrasi, sebab manajemen berfungsi sebagai alat pelaksana utama dalam kegiatan administrasi.


2)   Filosofis
Secara filosofis administrasi adalah adanya aktivitas sekelompok manusia yang mencakup aspek manajemen, organisasi, komunikasi, kepegawaian, perlengkapan, keuangan, sekretariat, dan lingkungan. Dimana aspek-aspek tersebut saling berkaitan dan mempunyai tugas dan fungsi masing-masing untuk mencapai tujuan bersama (Fathoni, 2006: 4-5).

Sedangkan filsafat manajemen adalah kerjasama yang saling menguntungkan, efektif, dan dengan metode kerja yang terbaik untuk mencapai hasil yang optimal. Dengan memperhatikan faktor-faktor dasar yang diperlukan dan memiliki hubungan saling ketergantungan satu sama lain yaitu kepentingan umum, tujuan usaha, pimpinan pelaksana, kebijakan, fungsi, faktor dasar, struktur organisasi, prosedur, dan moral kerja (Hasibuan,  2007: 5).

Kerja sama yang dilakukan dalam manajemen tentu berawal dari adanya sekelompok manusia yang melakukan aktivitas. Hal ini memperkuat pandangan bahwa manajemen merupakan kegiatan yang dilakukan dalam proses administrasi.


3)   Aplikasi
Perbedaan aktivitas administrasi dan manajemen dapat dilihat dari berbagai aspek kegiatan (Siagian, 2001: 56-57). Lebih rinci disajikan dalam tabel berikut.




Pustaka

Fathoni, Abdurrahmat. 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta.
Hasibuan, Malayu. S.P. 2007. Manajemen: Dasar, Pengertian, dan Masalah. Jakarta: Bumi Aksara.
Husaini, Usman. 2011. Manajemen: Teori, Praktik, dan Riset Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Mantja, W. 2000. Manajemen Pendidikan dalam Era Reformasi. Jurnal Ilmu Pendidikan, Mei, Jilid 7, Nomor 2, hlm. 88-90.
Siagian, Sondang. P. 2001. Kerangka Dasar Ilmu Administrasi. Jakarta: Rineka Cipta.
Siagian, Sondang. P. 2003. Filsafat Administrasi. Jakarta: Bumi Aksara.


Artikel Terkait
123456789101112131415