Custom Search

2007-03-08

KETIKA MANUSIA TAK LAGI BERMAKNA

10 September 1986
Selamat pagi dunia,adakah peristiwa penting terjadi hari ini?. Jawab dong,kok diam saja. Sariawan ya?.
Selamat pagi semua,boleh aku bergabung?. Jangan tertawa dulu walaupun aku hanya masih bisa menangis tapi aku sudah tahu kok siapa saja yang ada di sini. Kalau ngga’ percaya aku sebutin satu persatu ya,mulai dari yang pakai kopyah,itu ayahku,yang lagi merokok di pojok kakekku,yang memakai kebaya biru nenek dan yang tersenyum dan menggendongku, ibu tersayang.

Sumber : emformyplace.files.wordpress.com
Di ruang tamu ramai sekali,banyak keluarga dan tetangga yang datang. Mereka menyambutku lho…..(jadi geer). Ngomong-ngomong kenapa aku harus di sambut yah,aku kan bukan presiden apalagi sekjen PBB,jauh banget tuh. Tadi aku juga diadzanin sama ayah,aku tidak tahu buat apa. Kata orang-orang agamaku islam,islam itu apa ya?. He…he…he…aku belum tahu,habisnya aku warga baru jadi masih belum tahu apa-apa. Kapan-kapan aku akan bertanya pada ayah,islam itu apa. Menurutmu islam itu apa?. Kok malah balik tanya ya,udah dulu ah aku ngantuk. Met bobo’ (zzzzzzzzzzzzzz).







10 September 1996
"Selamat ulang tahun sayang",ibu mencium pipiku dan memberikan kotak kecil yang di hiasi pita.
"Terima kasih bu…",aku balas mencium pipi ibu.
"Wow……wekernya lucu".Aku berteriak kegirangan saat melihat sebuah weker berbentuk kelinci dengan warna biru di dalam kotak kecil yang dihadiahkan ibu.

Ibu tersenyum melihatku bersorak-sorak kegirangan,begitu juga dengan ayah yang baru datang kerja. Mereka terlihat sangat gembira,aku juga gembira,apalagi hari ini ulang tahunku walaupun tidak dirayakan aku sudah merasa senang. Ayah dan ibu telah memberiku hadiah yang ku inginkan sejak lama. Aku bahagia ….sekali hari ini. Oh ya umurku sudah 10 tahun,sudah besar belum ya?.

Dy,aku sudah tahu tentang islam lho walaupun sedikit. Kata ayah islam itu agama yang di bawa Nabi muhammad SAW. Nabi Muhammad SAW itu utusan Allah SWT pada manusia di seluruh dunia. Apalagi ya…..oh ya satu lagi,manusia itu makhluk paling mulia dibandingkan makhluk Allah lainnya. Hebat banget kan?. Makanya aku mau berterima kasih pada Allah karena aku dijadikan manusia,betul ngga’?.






 
Mei 1998
Jumpa lagi Dy,aku tadi nonton TV. Filmnya seru,doraemon minggat dan nobita kabur (ngga’ nyambung ya). Aku tadi juga lihat berita,banyak kerusuhan Dy. Gedung-gedung banyak yang di jarah dan di bakar trus gadis-gadis diperkosa terutama orang tionghoa,alhasil banyak orang terbunuh. Katanya korban peristiwa tersebut mencapai ribuan orang. Mereka yang terbunuh akibat dianiaya,terjebak kebakaran bahkan ada yang tertembak aparat. Aparat apa ya….aku ngga’ tahu Dy soalnya aku denger beritanya seperti itu. Selain terbunuh ada juga yang psikologisnya terganggu karena peristiwa pembakaran,penganiayaan,pemerkosaan terhadap etnis cina maupun yang terpaksa kehilangan anggota keluarganya saat kerusuhan terjadi (kata-kataku bagus kan Dy,he..he..he…jangan bilang-bilang ya itu aku jiplak dari berita).

Kenapa harus ada kerusuhan Dy?. Padahal kerusuhan mengakibatkan banyak orang meninggal.Seperti waktu gedung-gedung itu di bakar,di dalam masih banyak orang Dy. Orang-orang itu ngga’ bisa keluar terus kebakar deh. Mereka gosong dan jadi abu,sama seperti waktu ayah membakar sampah. Pertama dikumpulkan di satu tempat kemudian di bakar. Biar bersih dan tidak terkena kuman,begitu kata ayah. Orang-orang yang terbakar itu,sampah apa bukan Dy?. Kataku bukan Dy karena waktu aku lahir aku di sambut dengan meriah,semua orang senang apalagi ayah dan ibu. Mereka sama seperti aku kan Dy?. Tapi kenapa mereka di bakar seperti sampah?. Mungkin seperti jawaban ayah,biar bersih dan tidak terkena kuman. Jadi bingung,main aja ah. Sampai jumpa Dy.


 
12 September 2001
Apa kabar Dy?. Lama ngga’ ketemu ya,umurku sudah 15 tahun lho,sudah dewasa belum Dy?. Tadi di sekolah aku dapat pelajaran biologi tentang otak. Ada otak kiri dan kanan,terus ada otak kecil dan besar. Otak itu chipnya kita Dy. Seandainya kita tidak punya otak,bagaimana Dy?. Aku juga dapat pelajaran agama,kata pak guru manusia lebih mulia dari makhluk lain karena manusia punya akal dan nafsu sedangkan makhluk lain hanya punya salah satu dari keduanya. Allah mengutus manusia untuk menjadi khalifah di bumi. Jadi bumi ini kekuasaan kita Dy tapi kita juga harus mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah kelak. Makanya Dy kita harus menjaga bumi dengan baik agar keseimbangannya tidak terganggu. Dan Allah tidak marah sama kita,setuju kan?.

Dy,di TV ada berita kalau gedung WTC di AS di tabrak dua pesawat. Gedungnya roboh dan menelan banyak korban jiwa. Bukan kecelakaan Dy,tapi memang di sengaja. Coba kalau pesawat itu ciptaan Allah dan punya akal seperti manusia,pasti pesawat ngga’ mungkin mau menabrak gedung itu. Tahu kan Dy,didalamnya banyak orang. Tapi pesawat hanya benda mati,jadi patuh saja ketika ditabrakkan ke gedung WTC. Ribuan orang mati dalam sekejap. Kira-kira apa tujuan orang yang menabrak itu ya,mungkin untuk mengurangi kepadatan penduduk di dunia Dy. Sepertinya penduduk di dunia sudah penuh jadi perlu ada pemusnahan massal agar tak perlu mencari planet lain untuk tempat tinggal. Betul ngga’ Dy,he..he..he…ngga’ lucu ya. Padahal menunggu diciptakannya manusia oleh Allah melalui perantara orang tua butuh waktu yang lama. Umumnya sembilan bulan untuk menjadikan manusia itu sempurna. Tapi mengapa penabrak itu dengan mudah membunuh ribuan jiwa dalam sekejap.

Coba bayangkan kalau seandainya satu orang manusia membutuhkan waktu sembilan bulan maka seratus orang membutuhkan sembilan ratus bulan dan seribu orang membutuhkan sembilan ribu bulan. Misal satu bulan ada tiga puluh hari maka satu orang manusia membutuhkan waktu 270 hari = 6480 jam = 388.800 menit = 23.328.000 detik. Itu baru satu orang manusia Dy,belum lagi ribuan pastinya butuh waktu bermilyar detik bahkan lebih untuk menunggu kelahiran buah hati bagi suatu keluarga. Ngomong-ngomong perkiraanku bener ngga’?. Auk ah gelap,aku tidur aja ya. Good Night Dy.



26 September 2004
Selamat pagi Dy,minggu yang cerah nih. Aku mau jalan-jalan dulu ya untuk menyegarkan pikiran. Maklum selama seminggu aku disibukkan sama tugas-tugas kuliah (aku sudah kuliah Dy,sudah tahu belum?) dan banyak kegiatan lainnya. Makanya di hari minggu yang cerah ini aku mau beristirahat agar besok bisa beraktifitas lagi dengan semangat yang baru,setuju?.

Bangun Dy,ada bencana besar di Aceh. Tsunami namanya. Pagi tadi setelah ada gempa,air laut pasang secara tiba-tiba. Kamu lihat di TV itu Dy?. Airnya tinggi sekali,aku takut.



30 September 2004
Dy,tsunami tanggal 26 kemarin menelan ribuan jiwa,terutama di Indonesia tepatnya Aceh. Rumah dan bangunan tinggi sudah rata sama tanah dan mayat-mayat bergelimpangan di mana-mana. Waktu lihat rekaman videonya,aku ngeri dan takut. Air itu datang tiba-tiba dan tanpa permisi (kalau permisi bukan tiba-tiba ya?). Apa saja dihanyutkan,dari kursi,lemari,manusia,pohon bahkan kapal besar di bawa ke daratan. Air juga ngga’ pandang bulu menghanyutkan manusia Dy,dari presiden (tapi presiden ngga’ jadi korban lho) sampai anak jalanan yang terlunta-lunta. Air juga ngga’ peduli mau ditempatkan di mana mayat-mayat itu. Ada yang di kolong tempat tidur (ada ngga’ ya?),kali,sungai,jalan atau di atas pohon (kayak tarzan aja). Sama seperti ketidakpedulian kita waktu membuang sampah,seenaknya saja membuang. Mungkin air balas dendam ya Dy,soalnya kita sering buang sampah di kali. Kali itu air kan?.

Allah memang hebat ya Dy,dengan sedikit kekuasaannya saja manusia sudah di buat terkatung-katung dan bergelimpangan di mana-mana apalagi dengan seluruh kekuasaanya,ngga’ bisa bayangin deh bagaimana kehidupan ini?. Makanya Dy,kita jangan melupakan kekuasaan Allah,harus selalu bersyukur karena sudah di bolehin jadi makhluknya,coba kalau ngga’?. Jawab sendiri aja Dy,aku tidak tahu.

Kita berdoa yuk Dy,agar tsunami ngga’ terjadi lagi. Aku ngeri dan takut melihat banyak mayat yang bergelimpangan. Mulai ya Dy,Allohumma…………



Maret 2005
Assalamualaikum Dy,keadanmu baik-baik saja kan?. Maaf ya aku lama tidak mengunjungimu (rumahmu di mana sih?). Lagi-lagi aku nonton berita di TV,hari ini beritanya tentang dieksekusinya Astini,pembunuh dan mutilasi tiga wanita tetangganya akibat perkara utang piutang. Tahu mutilasi Dy?. Itu tuh memotong-motong tubuh manusia menjadi beberapa bagian. Apa persediaan daging habis?. Kok bisa-bisanya tubuh manusia di potong-potong,mungkin buat campuran sop Dy. Di potong kemudian di cincang dan di rebus dengan sayur sop,sruuuuuuup lezat Dy. Kalau mau kamu bisa mencobanya sendiri.

Caranya, pertama cari manusia yang banyak mengandung daging (jangan yang kurus soalnya yang ada cuma tulang). Kemudian di sembelih,jangan lupa pakai basmalah. Setelah itu di potong dan di cincang kecil-kecil (biar lebih mudah memakannya) terus di cuci dan di rebus. Selanjutnya sesuai selera,mau di buat sop,soto,kare,sate terserah saja tapi jangan lupa pakai bumbu,biar lebih terasa sedapnya. Tertantang?.
Kucing makan kucing,anjing makan anjing atau singa makan singa,sudah biasa Dy dan harap dimaklumi karena mereka tidak berakal,kalau kita?. Suatu hal yang luar biasa kalau kita bisa makan daging manusia. Memang pada kasus mutilasi tidak sampai di makan hanya di potong-potong dan di buang di tempat yang berbeda-beda. Manusia itu hewan apa bukan sih?. Kok di potong dan di buang di tempat sembarangan.

Dy,aku tadi baca buku yang isinya tentang sebutan Allah kepada manusia. Allah mempunyai banyak nama untuk manusia Dy,salah satunya adalah insan. Insan berarti makhluk terbaik yang di beri akal sehingga mampu menyerap ilmu pengetahuan. Mungkin peristiwa mutilasi juga merupakan salah satu perkembangan manusia dalam bidang ilmu pengetahuan,yaitu bagaimana cara memotong tubuh manusia dengan benar. Selama ini kita hanya memotong tubuh ayam,kambing,sapi dan beberapa hewan lainnya. Nah untuk lebih memprofesionalkan di bidang potong memotong tubuh maka manusia mulai mencari korban baru,yakni tubuh manusia itu sendiri. Sangat menantang lho Dy,apalagi sampai saat ini belum ada yang mendapatkan gelar profesor dalam bidang potong-memotong tubuh manusia,betul ngga’ Dy?.

Sudah jam 23.00 WIB,aku harus tidur dan beristirahat karena besok aktifitasku padat. Sampai ketemu lagi Dy,mmmmuah.



15 Maret 2006
Dy aku kembali,apa yang mau ku ceritakan ya……besok ngumpulin tugas,minggu depan ujian dan minggu depannya lagi presentasi. Ngga’ seru ya Dy kalau ceritanya hanya itu-itu saja. Aku cari berita seru dulu ya,jangan bobo’ Dy.

Bangun Dy,aku tadi bilang ngga’ boleh tidur kok malah ngorok. Di TV ada berita baru Dy,dari ujung timur Indonesia (betul ngga’ ya?) tepatnya di daerah Abepura,Sorong,Irian jaya (kalau salah bilang Dy,jangan tertawa). Kabar barunya ada kerusuhan di depan kampus Universitas Cendrawasih yang menewaskan empat orang aparat. Waktu aku lihat rekamannya di TV,salah satu korban yang tewas itu di lempar dengan batu,lebih tepatnya di hantam dengan batu besar. Aku ngga’ jelas yang di hantam itu tubuh atau kepalanya,yang jelas darah mengucur deras dari kepalanya. Peristiwa apalagi ya Dy,aku jadi lebih bingung sebenarnya manusia itu punya akal ngga’?. Oh ya aku lupa kalau manusia itu selain punya akal juga punya nafsu. Kalau manusia lebih dikuasai oleh nafsu,katanya lebih kejam dari binatang. Aku setuju sama pernyataan itu Dy,kamu setuju ngga’ Dy?. Kira-kira nafsu apa yang menguasai manusia saat ini ya,kita cari tahu yuk. Hitung-hitung mencari gelar profesor di bidang pernafsuan,he….he…he…



Suatu hari nantiSemua hancur,semua musnah dan semuanya tak berguna. Hanya ada satu kekuasaan,hanya ada satu kepemilikan dan hanya ada satu kebermaknaan,yakni Engkau,Robbul ‘Alamin.
Artikel Terkait
123456789101112131415